inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Din Berharap Ada Poros Tengah II

Headline
Din Syamsuddin - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Edi Junaedi
Kamis, 11 Desember 2008 | 15:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Syarat persentase pengajuan capres dengan 20% suara kursi parlemen atau 25% suara sah nasional dinilai sangat berat bagi parpol Islam. Sehingga Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap akan muncul poros tengah baru yang akan menyatukan seluruh partai politik Islam.

Di era reformasi ini, kata Din, ada ramifikasi (pencabangan) dan fragmentasi yang ditandai dengan banyaknya parpol-parpol Islam maupun yang berbasis massa Islam. Sehingga, ia berharap, parpol-parpol seperti PPP, PBB, PKS, PKNU, PNUI, PKB, dan PAN tidak terpecah-belah.

"Mereka mendasarkan diri kepada Islam jangan dijadikan sebagai sebuah politik sektarian dan jangan sampai keberagaman menjadi kelemahan," ujarnya, di Center for Dialogue and Corporation among Civilization, Jakarta, Kamis (11/12).

Din yang juga aktif di Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu sangat menghargai jika ada parpol Islam yang mau terbuka untuk berkoalisi. Sehingga terbentuk poros tengah jilid II.

Bersatunya parpol Islam akan menjadi sebuah kekuatan dalam menghadapi Pemilu 2009. "Lingkaran-lingkaran politik Islam setelah kuat baru bisa melakukan koalisi dengan parpol-parpol lain. Tapi kalau mau jalan masing-masing silakanlah," ujarnya.[bar/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.