INILAH.COM, Jakarta - Ancaman bukan sesuatu yang baru untuk Sisca yang melaporkan penganiayaan Marcella terhadap Agung, sahabatnya. Baik ancaman dari keluarga dan kerabat Marcella, maupun dari pihak-pihak yang tak jelas statusnya.
Sisca yang tak lain adalah sahabat Agung pun sedikit merunut kejadian sebelumnya. Sisca memulainya dari saat pertama kali, dirinya melaporkan penganiayaan Agung oleh keluarga dan kerabat Marcella.
"Pada saat kejadian di TKP, Agung melalui SMS sempat minta tolong kepada bapaknya Marcella, Amran Gozali. Namun tidak digubris. Saat itu, Amran Gozali, ada adik Marcella, Sergio, Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto," jelas Sisca, di Polres Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (11/12) sore.
Penolakan Amran itu langsung membuat Agung mengambil keputusan untuk meminta tolong kepada Sisca, melalui pesan SMS. Sisca atau yang biasa dipanggil Cici ini pun langsung mengirim SMS kepada Amran Gozali. Tujuannya, untuk meminta tolong, seperti permintaan Agung, sahabatnya.
Sayangnya, permintaan tersebut ditolak Amran mentah-mentah. Amran bilang kepada Sisca, tidak perlu ikut campur. Pasalnya, menurut Amran, masalah yang terjadi adalah masalah Agung dan Marcella. Bukan masalah Sisca.
"Jujur, setelah itu, saya langsung melaporkannya ke Polres Jakarta Pusat. Masalahnya Agung kan,sudah dianiaya. Sergio (adik Marcella, red) sendiri sudah memukul Agung saat itu," tegasnya.
Usai melaporkan dan akhirnya bikin para pelaku ditahan polisi sebagai tersangka, hidup Sisca mulai tak tenang. Banyak teror dan ancaman via SMS. Semuanya menyangkut Agung dan Marcella.
"Sejauh ini baru sebatas ancaman via SMS, kok. Jujur, hidup jadi tak tenang. Masalahnya, saya sendiri nggak tahu siapa yang mengirim SMS ancaman dan teror tersebut,' tutup Sisca.[aji]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !