Senin, 28 Mei 2012 | 13:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Agung Tak Setuju Fatwa Golput Haram
Headline
Agung Laksono - inilah.com/Raya Abdullah
Oleh: Dewi Adhitya S Koesno
web - Jumat, 12 Desember 2008 | 19:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Memilih dalam pemilu bukanlah kewajiban, melainkan hak. Itu sebabnya Ketua DPR Agung Laksono tidak setuju jika ada fatwa golput haram.

"Saya tidak setuju, karena pemilu bukan kewajiban. Dalam UU kita, tidak ada kewajiban. Saya hanya berdasar UU saja," kata Agung di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/12).

Usulan dikeluarkannya fatwa golput haram mencuat dari Ketua MPR Hidayat Nurwahid. Tujuannya untuk menyadarkan umat agar menggunakan hak pilih. Terserah partai mana saja yang dipilih. Sebab peran umat memilih dalam Pemilu 2009 dianggap sangat penting.

"Tapi menurut saya keliru. Karena pemilu adalah hak dan asasi manusia. Itu sifatnya imbauan dan anjuran. Kita lebih baik jangan memvonis mereka yang golput. Harus introspeksi. Mungkin kelakuan dari parpol atau tokoh-tokohnya yang harus kita perbaiki," pungkas Agung.[sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.