INILAH.COM, Jakarta - Meski punya tugas menyukseskan pemilu, namun bukan berarti Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary setuju begitu saja dengan usulan dikeluarkannya fatwa golput haram. Hafiz memilih cara sosialisasi.
"Kontroversi pasti terjadi. KPU akan sosialisasi saja ke masyarakat dan memperkuat ke masyarakat untuk memilih, jangan golput," kata Hafiz di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/12).
Bagi Hafiz, kontroversi yang akan terjadi, baik positif maupun negatif, mengenai usulan fatwa golput haram, merupakan hal yang sangat interpretatif. Apalagi fatwa sifatnya hanya untuk mengikat agama tertentu.
Usulan dikeluarkannya fatwa golput haram mencuat dari Ketua MPR Hidayat Nurwahid. Tujuannya untuk menyadarkan umat agar menggunakan hak pilih. Terserah partai mana saja yang dipilih. Sebab peran umat memilih dalam Pemilu 2009 dianggap sangat penting.[sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !