INILAH.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Mardiyanto meminta para kepada daerah tidak menyia-nyiakan pertemuan-pertemuan penting seperti rapat kerja gubernur. Sebab, dalam raker Gubernur se-Indonesia yang digelar Kamis (11/12), di kantor Departemen Dalam Negeri, Jakarta, sejumlah gubernur hanya mewakilkan dirinya.
"Pertemuan seperti ini jangan disia-siakan. Jangan sampai sudah diundang justru tidak ada dalam forum ini," kata Mardiyanto, pada penutupan rapat kerja gubernur seluruh Indonesia di Jakarta, Jumat (12/12) petang.
Sebelum menutup raker dua hari tersebut, Mardiyanto mengatakan pula bahwa setiap gubernur dan juga walikota serta bupati wajib menghadiri rapat konsultasi atau forum sejenis.
Saat raker dimulai, ada lima gubernur tidak menghadiri rapat kerja tersebut karena berbagai alasan. Di antaranya Gubernur Daerah istimewa Yogyarakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang hanya mengutus Wagub DIY Sri Pakualam IX. Begitu juga Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Irwandi Yusuf yang mengutus Wagub NAD Muhammad Nazar.
Saat memberikan kata sambutan, SBY menyindir gubernur yang tidak datang. "Yang justru dipertanyakan, ada acara, seorang pemimpin tidak datang kalau diundang Presiden untuk membahas yang penting," ucap SBY saat itu. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !