inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

MUI: Tak Perlu SKB untuk Lia Eden

Headline
inilah.com/Subekti
Oleh: Abdullah Mubarok
Senin, 15 Desember 2008 | 15:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta Dalam risalah yang disebarluaskannya Lia Aminuddin alias Lia Eden mengaku mendapat wahyu Tuhan untuk menghapuskan semua agama yang ada di Indonesia. Majelis Ulama Indonesia menyatakan, hal itu tidak perlu disikapi dengan mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) seperti terhadap aliran Ahmadiyah.

"Tidak perlu ada SKB karena sudah ditindak oleh kepolisian. Intinya, sudah dalam ranah hukum yang akan memberikan pembuktian," kata Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, dalam perbincangan dengan INILAH.COM, di Jakarta, Senin (15/12).

Sebelumnya, Lia yang bernama asli Syamsuriati itu sempat ditahan di Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarat Timur, dan bebas pada 30 Oktober 2007. Lia juga sempat divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 26 Juni 2006, atas dakwaan penistaan agama dan perbuatan tidak menyenangkan.

"Lia bisa mendapatkan hukuman lebih berat dibandingkan sebelumnya. Dengan ketetapan hukum yang ada sebelumnya akan menjadi suatu hal yang memberatkan," katanya.

MUI, lanjut Niam, belum mengetahui apakah akan membahas kasus Lia Eden dalam Ijtima' (pertemuan) Antar-ulama, yang diadakan 15 Januari 2009 di Padang nanti. Namun, MUI sudah sejak awal mengeluarkan fatwa bahwa Lia Eden dan komunitasnya sesat.

"Nanti itu untuk membahas prinsip-prinsip negara, seperti golput. Kemungkinan kecil untuk membahas mengenai fatwa penghapusan agama Lia Eden," pungkasnya.[bar/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.