inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Tangkap Lia Eden, Polisi Kurang Kerjaan'

Headline
Lia Aminuddin(Lia Eden) - inilah.com/Subekti
Oleh: Abdullah Mubarok
Senin, 15 Desember 2008 | 20:44 WIB
INILAH.COM, Jakarta Fatwa penghapusan semua agama yang disuarakan Lia Aminuddin alias Lia Eden, dianggap Ketua Dewan Pengurus Setara Institute Hendardi, bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Sebab, Lia hanya mencoba untuk menjalankan keyakinan yang dipercayainya.

"Penangkapan itu berlebihan. Polisi sibuk mencari pekerjaan. Apa tidak ada pekerjaan yang lain?" kata Hendardi, saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Senin (15/12).

Hendardi menilai, penyebaran risalah penghapusan agama oleh Lia Eden ke masyarakat merupakan kebebasan berekspresi dan berkeyakinan, sehingga jangan terlalu ditanggapi secara serius. Sebab, penyebaran risalah itu juga tidak akan membuat pengikut perempuan bernama asli Syamsuriati itu menjadi bertambah

Mengenai 'wahyu Tuhan' dalam risalah wahyu Lia Eden yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri, menurutnya, juga tidak akan berpengaruh apapun.

"Sekarang, apakah SBY dan Kapolri serta masyarakat akan terhasut? Diamkan saja Lia Eden, pasti nanti juga hilang sendiri," ujar mantan Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) itu.

Dengan tindakan Lia Eden ini, Hendardi berpendapat, tidak dapat dikenakan pasal penistaan atau penghasutan agama. Sebab, keyakinan seseorang tidak perlu diatur oleh negara, karena hanya Tuhan yang berhak menentukan benar atau salah.

"Negara kebanyakan ikut campur urusan agama sehingga terjadi pembatasan. Apakah Lia Eden memerintahkan untuk membunuh atau menyerbu seseorang? Hal-hal yang seperti itu yang bisa dipidanakan," pungkasnya.[bar/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.