INILAH.COM, Sampang - Sejak negara ini merdeka, Jatim belum pernah dipimpin oleh Gubernur dari kalangan nahdiyin. Cagub Pilkada Jatim Khofifah mengajak warga madura untuk memilih kader NU sebagai Gubernur.
"Jawa Timur dan Madura ini adalah gudangnya NU. Karena itu, sudah saatnya warga NU memilih kader NU sebagai Gubernur," kata Khofifah di pondok pesantren An-Naqsabandiyah, Sampang, Selasa (16/12).
Khofifah menceritakan pengalamannya mau maju sebagai cagub di Pilkada Jatim. Pada pertengahan 2007 banyak lamaran dari berbagai pihak, tetapi sebagai cawapres. Ia enggan menjadi cawapres karena jatah itu merupakan jatah kader NU di Jatim.
Namun, berkat dorongan dan dukungan dari sahabat dan koleganya membuat Khofifah berani untuk maju sebagai cagub demi pembangunan Jawa Timur.
"Jadi, kalau semua hadirin yang hadir di sini memilih Ka-Ji, sebenarnya bukan demi Khofifah, tapi demi NU," cetusnya.
Dalam kesempatan itu, mantan menteri pemberdayaan perempuan itu mendapat dukungan dari pengasuh pondok pesantren An-Naqsabandiyah KH Ismail Fathul Bari.
"Semua di sini siap memenangkan Bu Khofifah?" tanya Kiai Ismail.
"Kami siap......," jawab yang hadir kompak. [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !