inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Properti-Infrastruktur Pacu Rekor IHSG

Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Asteria
Rabu, 28 Juli 2010 | 16:27 WIB
INILAH.COM, Jakarta Bursa domestik berhasil bertahan di zona hijau, seiring kenaikan bursa regional Asia. Saham sektor properti dan infrastruktur memimpin laju bursa ke level rekor 3.057.

Pada perdagangan Rabu (28/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 15,797 poin (0,52%) ke level 3057,475. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang naik 0,829 poin (0,14%) ke level 588,638.

Indeks di awal perdagangan dibuka menguat tipis 0,30% ke level 3.050 dan terus bergerak flat hingga pada sesi siang bertengger di 3.049. Aksi beli investor seiring positifnya bursa regional kembali membawa bursa naik, hingga akhirnya ditutup di level 3.057.

Analis padar modal David Ferdinandus mengatakan, IHSG sore ini berhasil ditutup di atas level 3.000, seiring reboundnya bursa regional Asia dan penguatan rupiah atas dolar AS. Namun, penguatan bursa masih tertahan karena pasar masih mencermati data inflasi dan suku bunga BI rate bulan depan, ujarnya.

Menurutnya, pasar mengkhawatirkan tingkat inflasi yang tinggi, seiring kenaikan TDL. Apalagi memasuki bulan puasa, di mana harga-harga bahan pokok sebagian besar akan mengalami kenaikan.

Senada dengan analis Alfiansyah yang mengatakan, penguatan IHSG terbatas karena pasar masih menunggu laporan Badan Pusat Statistisk (BPS) yang akan dirilis 1 Agustus 2010 mendatang. Gejolak ekonomi global juga menjadi faktor sulitnya indeks menuju angka 3.100, ujarnya.

Alfiansyah mengatakan, indeks BEI sejak dua hari lalu masih berkisar di kisaran terbatas 3.030-3.050 poin. Padahal indeks pekan ini diperkirakan dapat menembus angka 3.100 poin.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat 5.019,6 juta lembar saham, senilai Rp 3,953 triliun dan frekuensi 120.294 kali. Sebanyak 128 saham naik, 77 saham turun dan 71 saham stagnan.

Penguatan bursa didukung transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp285 miliar. Dimana nilai transaksi beli asing mencapai Rp1,339 triliun dan nilai transaksi jual sebesar Rp1,054 triliun.

Hampir semua sektor menguat, kecuali perkebunan, konsumsi dan finansial. Sedangkan sektor properti dan infrastruktur memimpin kenaikan sebesar 1,9%, disusul aneka industri yang naik 1,5%, industri dasar 1%, tambang 0,5%, manufaktur 0,4% dan perdagangan 0,3%.

Beberapa emiten yang menguat antara lain PT Jasa Marga (JSMR) terangkat Rp250 menjadi Rp2.550, PT Gajah Tunggal (GJTL) melambung Rp140 menjadi Rp1130, PT Bukit Asam (PTBA) meningkat Rp200 menjadi Rp17.000, PT Astra International (ASII) naik Rp700 menjadi Rp51.200 dan PT Semen Gresik (SMGR) naik Rp200 menjadi Rp9.250.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp100 menjadi Rp9.900, PT Astra Agro Lestari (AALI) terkoreksi Rp750 menjadi Rp19.750, PT Kalbe Farma (KLBF) merosot Rp50 menjadi Rp2.400 serta PT Gas Negara (PGAS) turun Rp50 menjadi Rp4.050.

Apresiasi IHSG juga didukung reboundnya bursa regional Asia. Seperti indeks Komposit Shanghai yang naik 58,29 poin (2,26%) ke level 2,633,66 dan indeks Hang Seng yang menguat 132,28 poin (0,63%) ke level 21.105,67.

Kemudian indeks Kospi di Korsel naik 0,3% (5,16 poin) ke level 1.773,47, dipicu aliran dana asing yang masuk ke saham unggulan. Indeks Nikkei di Tokyo juga melonjak 256,42 poin (2,7%) menjadi 9753.27, tertinggi dalam 2 pekan terakhir. Naiknya saham eksportir teknologi dan perbankan, dikombinasi dengan melemahnya yen atas dolar AS, membawa sentimen positif. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.