INILAH.COM, Jakarta Peristiwa penyegelan rumah ibadah dan kekerasan terhadap sejumlah jemaat Ahmadiyah Manislor berujung bentrok. Presiden SBY didesak untuk memberikan pernyataan sikap secara resmi.
Presiden SBY harus membuat pernyataan untuk mengutuk para perusuh, termasuk teguran keras atas keterlibatan Bupati Kuningan yang mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penyegelan masjid, kata Koordinator Program The Wahid Institute Rumadi dalam keterangan pers kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (29/7).
Selain itu, pihak berwajib harus menangkap oknum penyulut kerusuhan yang merobohkan Masjid Ahmadiyah siang tadi. Meskipun, pasukan dari aparat Kepolisian telah bekerja keras menghalau perusuh.
Sehingga tak terjadi bentrokan parah, dan berhasil mengamankan warga Ahmadiyah, imbuh Rumadi.
Ia yakin bahwa polisi telah mengantongi nama-nama provokator dalam aksi tersebut yang dinilai sebagai bentuk gerakan terorganisasi. Termasuk dugaan ada aktor yang berasal dari Jakarta.
Sebelumnya, bentrokan massa dengan warga Ahmadiyah di Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kembali terjadi. Sejumlah bangunan rusak dan beberapa orang terluka terkena lemparan batu dan benda keras lainnya. [ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !