INILAH.COM, Liverpool Meski tak bermain di Liga Champions, Liverpool tetap jadi pilihan Milan Jovanovic ketimbang raksasa Spanyol, Real Madrid, yang juga menginginkan jasa eks Standard Liege.
Beberapa hari lalu forward 29 tahun ini resmi menghuni Anfield lewat free transfer aturan Bosman. Los Blancos pun gigit jari.
Ternyata klub ibu kota negeri matador hanya menawarkan kontrak setahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi jika tampil bagus. Padahal, Jovanovic meminta jaminan bermain di skuad utama dan kontrak jangka panjang.
Hampir semua orang yang saya temui mengaku tak mengerti kenapa saya tolak Real, ujarnya Jovanovic pada Sky Sports.
Tapi ada alasan dibalik semua ini. Kalau ke sana saya mungkin hanya menjadi pemain biasa, itu pun jika saya bertahan, padahal saya pemain bintang di Belgia.
Ini hanya liga kecil tapi sejak saya di sana, Standard Liege jadi kampiun dua kali serta merengkuh dua gelar Super Cup. Ada juga dua gelar pribadi, satu dari pelatih dan pemain serta dari wartawan, jadi saya sangat senang.
Kontrak yang ditawari Real hanya setahun dengan opsi dua tahun perpanjangan. Saya mau empat, mereka bilang tidak. Jadi tolak.
Real memang klub terbesar di dunia tapi saya selalu tahu, masih ada klub besar lain yang datang.
Saya tidak pernah ke suatu tempat dimana saya hanya sedikit bermain. Kenapa? Sekarang saya hanya ingin melangkah maju untuk Liverpool.[van]