INILAH.COM, New York - Pasar saham ditutup di zona negatif pada perdagangan Kamis (29/7), dipicu oleh sikap investor yang masih bertanya-tanya akan kondisi ekonomi.
Para investor terombang-ambing di antara kondisi kinerja emiten yang positif dan pemulihan ekonomi yang belum stabil. Hal tersebut tercermin sikap yang diambil mereka kendati terjadi penguatan atas saham
Southwest Airlines Co., ExxonMobil Corp. dan lainnya karena terdongkrak sentimen kinerja kuartal II, serta penurunan klaim insentif pengangguran yang sedikit mengecewakan.
Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan, klaim insentif pengangguran turun 11 ribu menjadi 457 ribu untuk pekan lalu. Angka tersebut sedikit lebih baik dari proyeksi para analis yaitu sebesar 459 ribu. Namun ternyata para investor kecewa karena penurunannya sangat tipis.
Pada penutupan perdagangan Kamis, indeks Dow Jones turun 30,72 poin (0,3%) ke 10.467,16, indeks S&P 500 turun 4,6 poin (0,4%) ke 1.101,53, dan indeks Nasdaq turun 12,87 poin (0,6%) ke 2.251,69.
Para trader menantikan data pertumbuhan ekonomi (PDB) AS kuartal II lalu, pada Jumat (31/7) nanti. Para ekonom memproyeksikan PDB tersebut sebesar 2,5% seiring dengan adanya langkah pemerintah yang memangkas program stimulus. Level tersebut akan lebih rendah dibanding kuartal I yaitu sebesar 2,7%. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !