INILAH.COM, Jakarta Tiga kabel bawah laut di Mediterania putus diperkirakan karena jangkar kapal. Akibat putusnya jaringan ini membuat layanan telepon dan internet di Timur Tengah dan Asia Selatan terganggu.
Kapal yang mengangkut kapal selam robot sedang dalam perjalanan ke lokasi di antara Sisilia dan Tuniasia. Pekerjaaan akan selesai pada akhir tahun mendatang, kata juru bicara operator telekomunikasi France Telecom.
Kabel bawah laut itu milik banyak konsorsium termasuk France Telecom, rusak Jumat lalu. Kabel lebih kecil yang menghubungkan Malta dan Italia juga terpengaruh.
Kerusakan kabel SEA-ME-WE3, SEA-ME-WE4 menyebabkan penurunan layanan internet di Zambia hingga India dan Taiwan.
"SEA-ME-WE4 mungkin baru bisa diperbaiki 25 Desember. Untuk 4 dan 3, akan selesai akhir tahun atau mungkin 1 Januari," kata Aymard juru bicara France Telecom.
Yang terkena dampak besar akibat kerusakan itu hingga 80% adalah internet di Mesir. Pejabat di menteri komunikasi Mesir, mengatakan teknisi terus melakukan perbaikan dengan mengalihkan jalur ke Laut Merah.
Dilaporkan, layanan internet ke rumah warga sangat lambat atau tidak ada sama sekali. Tingkat layanan juga berbeda dari satu wilayah lain, berdasarkan ISP.
ISP di Pakistan, Micronet Broadband mengatakan konsumen menglami penurunan layanan karena masalah di jaringan SEA-ME-WE3, SEA-ME-WE4 dan FLAG.
Pada Januari lalu putusnya kabel di Laut Mesir menyebabkan akses internet di Mesir, wilayah gurun dan Asia Selatan juga mengalami gangguan. Hal itu memaksa harus mengubah jalur. Akibat putusnya jariangan itu juga mengganggu kesepakatan bisnis dan keuangan [ito]