INILAH.COM, Jakarta - Independent Police Wacth (IPW) menilai staf khusus presiden bidang hukum, Denny Indrayana tidak dewasa dalam bersikap. Sekretaris satuan tugas pemberantasan mafia hukum itu tidak bisa menerima perbedaan pendapat.
Presidium IPW Samad mengatakan, Denny telah menunjukkan karakternya sebagai seorang yang tidak dapat menerima perbedaan, dengan menuding rekannya sendiri Irjen Pol Herman Effendy sebagai mafia hukum.
Karena tidak sepaham dengan Denny, Herman mundur dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang dibentuk Presiden. Mantan Wakapolda Nanggroe Aceh Darussalam itu telah mengirimkan surat pengunduran diri ke Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Kuntoro Mangkusubroto.
"Dia seperti anak kecil, tidak dewasa. Anggota satgas itu kan dipilih dengan teliti oleh Presiden. Harus memiliki track record yang bagus. Tidak mungkin seorang Herman itu mafia. Mungkin justru Denny yang mafia," ujar Samad dalam acara Deklarasi Independent Police Wacth (IPW) di Jakarta, Sabtu (31/7).
Seharusnya, ujar Samad, Denny yang mempunyai latar belakang aktivis, bisa menghargai perbedaan pendapat dalam menyikapi suatu masalah.
"Apalagi pernyataan Denny yang menuding Herman sebagai mafia, secara tidak langsung telah mengajak Herman untuk mengesampingkan nilai-niai yang ditanamkan Bhayangkara terhadapnya, yaitu nilai profesionalitas dalam menegakkan hukum dan kebenaran materil," ucap Samad.
Samad menilai pernyataan Denny seolah menunjukkan dirinya tak mendukung upaya Polri untuk mereformasi diri dan menegaskan citra Polri sebagai penegak hukum yang adil, bersih, dan profesional. [bay/bar]