Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Bidang Kewanitaan DPD PKS Kota Surabaya menggelar temu tokoh perempuan se-Surabaya, pada Minggu (21/12) di Gedung Graha Mandala Poltekes.
Acara yang yang mengambil tema '80 Tahun Kebangkitan Perempuan, Inspirasi bagi Indonesia Sejahtera' ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Yulyani (anggota komisi B DPRD Kota Surabaya dari PKS) dan Reni Astuti (caleg DPRD Kota dari PKS).
Yulyani menyampaikan uraiannya tentang pemberdayaan peran perempuan baik dalam keluarga dan masyarakat. Dia menegaskan bahwa peran ibu saat ini harus terus dikokohkan, terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga. Sedangkan Reni Astuti memaparkan tentang urgensi keterwakilan perempuan dalam pengambilan kebijakan publik.
Ketua Bidang Kewanitaan DPD PKS kota Surabaya, Dewi Maryam, mengatakan dalam acara ini diundang perwakilan majelis-majelis taklim dan PKK, mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, sampai tingkat Kota Surabaya. "Kami bermaksud meningkatkan partisipasi politik dan publik dari para ibu, karena kami yakin ketika para ibu bisa berdaya maka secara langsung maupun tidak langsung akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia pada umumnya dan Kota Surabaya pada khusunya", ujarnya.
Selain itu, wanita yang akrab dipanggil Maryam ini menambahkan bahwa peran ibu juga akan bisa memberikan dampak positif bagi keberjayaan kehidupan keluarga.
Agis Firdaus (Media Center DPD PKS Kota Surabaya), humas.pks.sby@gmail.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !