Minggu, 27 Mei 2012 | 00:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jalur Busway Disterilkan, Bukti Disiplin Rendah
Headline
inilah.com
Oleh:
web - Sabtu, 7 Agustus 2010 | 07:18 WIB
BUSWAY bertujuan sebagai bentuk pelayanan umum. Dengan Busway diharap masyarakat dapat menikmati kendaraan umum nyaman, aman, dan cepat sampai tujuan.

Namun harapan sederhana itu rupanya tak kunjung terwujud hingga saat ini, terbukti para pelanggar jalur Busway dari hari ke hari terus meningkat. Penyebabnya pelanggaran mungkin berupa banyak hal seperti, karena macet, penyempitan jalur, atau karena saling serobot sana-sini.
Sejak Busway beroperasi sekitar awal 2004, kendaraan angkutan umum itu dapat dinikmati sesuai harapan, nyaman, aman, cepat sampai tujuan. Bahkan menggunakan Busway bisa sekaligus berekreasi mengelilingi Jakarta.
Namun setelah enam tahun berlalu, pelayanannya bukan menunjukkan peningkatan akan tetapi menurun tajam. Pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi. Bahkan dari tahun ke tahun penyerobot lintasan Busway terus bertambah.
Bertambahnya pelanggaran bukan tanpa sebab. Misalnya menyempitnya jalur, macet yang berkepanjangan, disiplin berlalulintas yang masih rendah, di samping aturan dan sanksi yang tidak tegas.
Akhir-akhir ini Pemda DKI sibuk mengamankan jalur Busway. Hampir di setiap titik jalur Busway ada petugas yang siap siaga mengamankan lintasan tersebut.
Lagi-lagi ini membuktikan bahwa budaya berlalu-lintas di kota-kota besar seperti Jakarta ternyata sangat rendah. Lintasan yang seharusnya bagi kendaraan khusus, tetap saja dilanggar oleh pengguna kendaraan lain.
Setelah berusia enam tahun, ternyata Busway tidak dapat berfungsi sebagai bentuk angkutan massal yang memiliki pelayanan bagus dan aman. Adanya bentuk sejumlah kejahatan pencopetan dan pelecehan seksual di dalam Busway juga bukti kurang seriusnya dalam manajemen operasionalnya.
Dengan bertambahnya usia dan bertambahnya koridor, seharusnya pelayanan terus meningkat. Namun tidak demikian adanya. Pelanggaran, penyerobotan lintasan, terjadi dimana-mana.
Untuk menghindari hal-hal serupa, hendaknya pihak-pihak terkait membuat aturan jelas, sehingga kendaraan lain tidak seenaknya melintas, dan apa yang kehendaki sebagai angkutan massal aman dan nyaman dapat benar-benar dirasakan oleh penggunanya.

Hendriwan Angkasa
Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.