INILAH.Jakarta Satelit CoRoT, kerjasama antara beberapa negara Eropa dan European
Space Agency (ESA) menemukan bintang seperti matahari. Bintang ini masih dalam tahap awal evolusi.
Benda langit baru itu diberinama CoRoTExo-2a, diperkirakan berumur 500 juta tahun.
Sementara matahari kita sudah berumur 4,6 miliar tahun. Orbit planet raksasa di sekitar bintang yang baru terbentuk itu hanya 4,2 juta kilometer, yang membuat waktu untuk mengelilingi matahari hanya perlu 1,7 hari.
Selama 150 hari misi, satelit CoRoT terus memantau tanda perilaku CoRoTExo-2a. Astronom menganalisa feedback yang ditemukan. Itensitas bintang itu hanya sekitar 6% yang berarti setidaknya 20 kali lebih tidak stabil dari matahari kita.
Meskipun planet besar yang mengitari bintang tidak bisa mempertahankan keberadaannya,astronom dari Italian National Institute for Astrophysics (INAF), di Catania Astrophysical Observatory mengatakan penelitian mengenai pengaruh daya tarik CoRoTExo-2a dapat memberikan petunjuk bagaimana kondisi yang diperlukan agar evolusi kehidupan planet bisa muncul.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !