INILAH.COM, Semarang - Menjaga agar intelektualitas pemuda tetap terjaga. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyatakan netralitasnya dalam Pemilu Legislatif ataupun Pemilihan Presiden 2009.
Ketua Umum DPP KNPI, Aziz Syamsudin, di Semarang, Sabtu (27/12) mengatakan, meski banyak kader KNPI yang berafiliasi dengan sejumlah partai politik, bahkan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, secara organisasi, KNPI tidak akan terjebak dalam aksi saling dukung terhadap figur tertentu.
"KNPI merupakan wadah perhimpunan kepemudaan yang mengedepankan intelektual. KNPI tidak akan berpolitik dalam Pemilu," katanya.
Meski demikian, ia tetap mempersilakan jika ada kader KNPI yang ingin terjun dalam politik praktis.
Namun, ia tetap mengingatkan kadernya agar tidak membawa nama KNPI sebagai wadah untuk menggalang dukungan.
Adapun Ketua DPD KNPI Jateng Hendi Hendrar Prihadi meyakini kader KNPI Jateng dapat bersikap profesional dan proporsional dalam menghadapi pemilu.
Menurut dia, hal tersebut telah terbukti dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2008 lalu.
Selain itu, meski bersikap netral, ia menegaskan, kader KNPI akan tetap aktif untuk turut serta menyosialisasikan penyelenggaraan pemilu, sehingga masyarakat bisa menentukan pilihan sesuai hati nurani masing-masing. [*/nng]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !