Selasa, 29 Mei 2012 | 02:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Terpecahkan Misteri Flu Mematikan 1918
Headline
istimewa
Oleh: Budi Winoto
web - Selasa, 30 Desember 2008 | 06:41 WIB
INILAH.COM, Washington Peneliti telah menemukan penyebab wabah flu pada 1918 hingga sangat mematikan. Sekelompok gen membuat virus menjalar ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia.

Berdasarkan contoh gabungan antara strain influenza 1918 bersama dengan virus flu modern, ilmuwan menemukan tiga gen. Penemuan ini bisa membantu dalam pengembangan obat flu baru.

Penemuan itu diplublikasikan di Proceedings of the National Academy of Science. Studi juga mencoba mempelajari kemungkinan mutasi yang menyebabkan flu biasa menjadi pandemik yang sangat berbahaya.

Yoshihiro Kawaoka di University of Wisconsin dan koleganya Universities of Kobe, mengembangkan flu dalam jalur yang mirip dengan di manusia.

Biasanya flu disebabkan karena infeksi sistem pernafasan atas yang mempengaruhi tenggorokan dan hidung. Selain itu juga menyebabkan sakit sistemik yang mengakibatkan demam, sakit persendian dan badan melemah.

Tetapi beberapa orang menjadi sakit parah dan terkena pneumonia. Kadang bakteri menyebabkan pneumonia dan kadang flu menyebabnya secara langsung.

Selama pandemik seperti pada 1918, strain flu baru muncul.

"Pandemik influenza 1918 merupakan penyebaran terparah dari penyakit infeksi dalam sejarah manusia, menyebabkan 50 juta orang meninggaal di seluruh dunia," kata tim Kawaoka dalam laporannya.

Wabah itu menewaskan 2,5 persen korbannya, dibandingkan kurang dari 1 persen epidemik tahunan yang biasanya kurang dari 1 persen. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.