Senin, 28 Mei 2012 | 13:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Anak Menteng' Diuji Agresi Yahudi
Headline
Barack Obama - istimewa
Oleh: Ahluwalia
web - Selasa, 30 Desember 2008 | 14:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta Kursi Gedung Putih belum diduduki, tapi kini Barack Obama sudah pusing tujuh keliling. Komitmennya terhadap perdamaian dunia diuji serangan brutal Israel ke Jalur Gaza. Obama bakal dijepit lobi Yahudi?
Serangan brutal Israel ke Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 300 warga Palestina menjadi ujian pertama bagi Obama. Setidaknya, komitmen moral-etis Obama yang menggulirkan isu perubahan, bisa diuji dengan kasus agresi Israel ini.
Ujian itu akan menentukan apakah politik luar negeri Obama benar-benar berbeda dengan George W Bush sesuai slogan 'perubahan' yang dilancarkannya. Para pengamat internasional melihat, Obama akan menghadapi lobi Yahudi di AS dan kuatnya tekanan kaum neokonservatif di Israel maupun AS dalam menyikapi agresi tersebut.
Obama kini akan diuji masyarakat internasional. Apakah benar politik luar negerinya sesungguhnya bersendi kemanusiaan? Ataukah lelaki yang pernah menghabiskan masa kecilnya di kawasan Menteng ini ternyata tetap menghamba pada status quo dan kekuasaan belaka.
Para komentator politik melihat tidak ada perubahan sikap Obama dibandingkan Bush dalam kebijakan luar negeri AS atas Timur Tengah. Dunia saat ini tengah menanti sikap Obama. Jika ternyata sikap Obama tidak berubah, dia tidak berbeda dengan Bush.
Obama mungkin tak menyadari bahwa dirinya menjadi sorotan dunia. Bahkan masyarakat Barat umumnya mengecam kebijakan luar negeri AS yang memihak Israel itu. Obama sangat diharapkan Dunia Islam, termasuk Indonesia, untuk melancarkan perubahan kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah agar lebih adil, pro perdamaian, dan manusiawi.
Di Indonesia, misalnya, organisasi massa Islam seperti Muhammadiyah, NU, HTI,FPI, dan lainnya, sudah menyatakan sikapnya. Mereka menyerukan langkah Dewan Keamanan PBB bagi Palestina dan perlunya aksi internasional untuk menghentikan agresi Israel.
Pemerintah Indonesia bahkan didesak mengirimkan pasukan TNI ke Jalur Gaza. Pasalnya, jika pemerintah hanya mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, tidak cukup untuk mencegah Israel melakukan penggempuran ke Palestina.
"Karena itu, kita mendorong pemerintah Indonesia untuk dapat mengirimkan TNI ke sana," ujar juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Farid Wajdi.
Agresi Israel memicu solidaritas dunia Islam. Di Iran, misalnya, serangan itu membangkitkan sedikitnya 7.000 mahasiswa dari kota Isfahan, untuk mendaftarkan diri untuk memerangi Israel. "Pada hari pertama pendaftaran untuk memerangi rezim zionis dan membantu rakyat Palestina, 7.000 mahasiswa dari berbagai universitas di Isfahan telah menyampaikan kesediaan," kata Mohammad Zarifi, anggota Perhimpunan Mahasiswa Islam Iran.
Di hari yang sama, kelompok Mahasiswa Basij dari Universitas Teheran, mengumumkan, organisasi tersebut mendaftar relawan untuk memerangi Israel. Pendaftaran itu dilakukan sehari setelah pemimpin spiritual Ayatullah Ali Khamenei mengeluarkan fatwa yang menyatakan, siapa saja yang meninggal dalam perang melawan Israel dan membela Jalur Gaza akan menjadi syahid.
Sebagai jawaban atas fatwa pemimpin spiritual mengenai Jihad (perang suci), mahasiswa Basij dari seluruh universitas Iran telah mendaftarkan diri dan pendaftaran akan dibuka besok. "Jihad ini untuk melawan Israel," kata Alireza Zahedi, anggota Mahasiswa Basij di Universitas Teheran.
Dalam waktu dekat, mahasiswa yang terdaftar akan mengadakan pertemuan guna menyampaikan kesediaan kepada pemimpin spiritual untuk berperang di wilayah pendudukan Palestina. Iran sendiri mendukung Hamas menguasai Jalur Gaza dan tak mengakui Israel sebagai salah satu negara masyarakat internasional.
Apakah Obama mendengarkan atau memonitor suara Iran dan Dunia Islam umumnya atas agresi brutal Israel ke Palestina ini? Sungguh, Obama dalam ujian dan cobaan! [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.