INILAH.COM, Jakarta - Geram dengan serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina, hingga menewaskan lebih dari 300 orang, massa anti Israel dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendatangi Kedubes AS. Mereka meneriakkan takbir dan protes.
"Kami mengecam Amerika selaku pelaku perang atas serangan Israel ke Palestina. Israel harus menghentikan serangan ke Palestina," seru sang orator disambut takbir di depan Kedubes AS, Jakarta, Selasa (30/12).
Bendera hitam dan putih bertuliskan kalimat syahadat diusung massa HTI. Spanduk dan poster juga dibentangkan. Salah satunya bertuliskan "Save Palestine with Khilafah".
"Mari kita tunjukkan solidaritas kemanusiaan untuk Palestina dengan meneriakkan takbir," seru sang orator, kembali disambut takbir.
Menurut HTI, salah satu solusi yang harus digunakan untuk menangani agresi Israel kepada Palestina adalah dengan menegakkan satu bentuk kekhilafahan di muka bumi.
Aksi berlangsung tertib selama sekitar setengah jam hingga pukul 13.30 WIB. Massa kemudian bubar dengan tertib. Namun sebelumnya sempat ada ketegangan kecil. Polisi sempat melarang penggunaan megafon dan sound system. Namun massa HTI mengabaikan larangan itu. Polisi pun akhirnya membiarkan. [sss]