Senin, 28 Mei 2012 | 13:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ssst…Pria Gendut Spermanya Lebih Sedikit
Headline
istimewa
Oleh:
web - Kamis, 1 Januari 2009 | 09:34 WIB
INILAH.COM, Salt Lake City - Pria yang kegemukan tiga kali lebih mungkin untuk memiliki lebih sedikit sperma dibandingkan dengan pria dengan berat tubuh normal. Demikian antara lain isi studi yang disiarkan di dalam jurnal Fertility and Sterility, yang dikutip oleh laporan media Rabu (31/12).

Pria dengan bobot paling berat juga menghadapi risiko tiga kali lipat untuk memiliki sedikit sperma motil progresif. Demikian temuan studi Dr Ahmad O Hammoud dari University of Utah, Salt Lake City, dan rekannya.

"Ada hubungan kuat antara kelebihan berat badan serta kegemukan dan perubahan parameter sperma," kata Hammoud dan timnya.

Kegemukan mungkin merusak kesuburan pada pria, kata para peneliti tersebut. Sementara peningkatan lemak tubuh dapat memberi sumbangan pada tingkat tertosterone yang lebih rendah dan tingkat estrogen yang lebih tinggi.

Untuk mengkaji bagaimana indeks massa tubuh (BMI) mempengaruhi kualitas sperma, mereka mengevaluasi 390 pria yang berusaha menjalani perawatan kesuburan dengan pasangan mereka selama kurun waktu dua tahun. Sebanyak 24% pria memiliki berat normal, sedangkan 43% memiliki kelebihan berat badan, dan 33% kegemukan.

Secara keseluruhan, 10.5% memiliki sedikit jumlah sperma. Prevalensi jumlah sperma yang rendah muncul saat BMI meningkat. Pria kegemukan 3,3 kali lebih mungkin untuk memiliki sedikit jumlah sperma dibandingkan dengan pria dengan berat normal.

Risiko memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif juga naik sejalan dengan BMI. Pria yang sangat gemuk 3,4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan pria bertubuh normal untuk memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif.

Pria yang bertubuh sangat gemuk juga 1,6 kali lebih mungkin dibandingkan dengan pria yang kelebihan berat badan atau dengan berat tubuh normal untuk memiliki persentase lebih tinggi sperma yang berbentuk tidak normal. Kenyataan itu membuat lebih mungkin bahwa kelompok studi tersebut memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibandingkan pria pada umumnya. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.