inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Ahmad Muzani

Jangan Salah Tangkap Baasyir Lagi!

Headline
Ahmad Muzani - inilah.com
Oleh:
Selasa, 10 Agustus 2010 | 03:46 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Penangkapan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Baasyir oleh aparat kepolisian menimbulkan polemik di tengah publik. Ini tidak terlepas jejak rekam penangkapan Abu Bakar Baasyir selama ini yang terkesan menjadi korban salah tangkap.
Anggota Komisi I DPR yang juga Sekjen DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani mengharapkan agar aparat kepolisian tidak salah tangkap dalam penangkapan Abu Bakar Baasyir.
Beliau ini berkali-kali diintai dan dicurigai, tapi sekian kali aparat hukum tidak bisa membuktikan, cetusnya kepada wartawan termasuk R Ferdian Andi R dari INILAH.COM, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/8). Berikut wawancara lengkapnya:
Apa komentar Anda atas penangkapan Abu Bakar Baasyir?
Sekali lagi pemerintah jangan salah tangkap dalam kasus ABB. Beliau ini berkali-kali diintai dan dicurigai, tapi sekian kali aparat hukum tidak bisa membuktikan. Aparat hukum merasakan tapi tidak bisa mengungkap.
Saya harap penangkapan kali ini bukan politis, tapi betul-betul ada bukti yang meyakinkan, betul-betul Abu Bakar Baasyir memang terlibat. Abu Bakar Baasyir berulang kali dituduh seperti ini. Menurut saya, harus dibuktikan. Tapi kalau buktinya hanya penuturan orang lain, itu bisa menimpa siapa saja.
Bagaimana dengan informasi intelejen terkait rencana pembunuhan Presiden SBY yang kemudian dikaitkan dengan penangkapan Abu Bakar Baasyir?
Selama ini info intelejen menurut saya validitasnya pada tingkat tertentu dipertanyakan. Seperti rencana penembakan SBY, itu bukan isu baru. Jadi menurut saya akurasi intelejen dalam tingkat tertentu masih perlu diverifikasi. Sayangnya, kita tidak memiliki sistem verifikasi sistem informasi.
Apakah jangan-jangan dalam konteks penangkapan Abu Bakar Baasyir juga akan mengalami kesalahan sebelumnya?
Saya agak menduga seperti itu, sebenarnya kecurigaan keterlibatan Abu Bakar Baasyir tidak hanya sekarang, tapi sejak era Megawati. Sekarang berulang lagi, di saat nyaris aktivitas teroris tidak ada. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
iskandar faisal @ Rabu, 11 Agustus 2010 | 09:35 WIB
smoga amal baik nya edapatkan pahala yg ya? apakkah tujuan kita hidup? pa mencari pahala saja ya!! thanx to pihak polisi indo TUHAN itu ada dia takkan prnah memenagkan yg berbalik arah dr DIA, TUHAN takkan prnh memberkatin org yg tdk memiliki kasih, krn semua uamt manusia adlh ciptaan nya, sejahat apa dan berdosa nya gmn cuma ALLAH yg dpt mencabut nyawa manusia, THANX one again
iskandar faisal @ Rabu, 11 Agustus 2010 | 09:31 WIB
THANX To pihak kepolisian dan jajaran nya! sampai bisa menangkap para pengacau negara! brarti tinggal urusan nya MA TUHAN lah sbentar lg apakah sang pencipta akan meneriam keberadaan org sprti ini disish nya??
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.