INILAH.COM, Jakarta - Tokoh senior Hamas Nizar Rayyan, dipastikan tewas dalam serangan Israel yang terjadi Kamis (1/1). Sebelum malam menjelang kematiannya, Rayyan memprediksikan gerakan Islam akan menang.
"Tuhan ingin kemenangan untuk Hamas," kata Rayyan di salah satu stasiun Televisi di Gaza, Kamis (1/1) beberapa saat sebelum jet-jet tempur Israel mengahancurkan rumahnya di Gaza Utara.
Dengan penuh semangat ia optimis gerakan Islam akan menang melawan Israel. Sebab kemenangan itu adalah kemenangan dari Tuhan (Allah) untuk seluruh rakyat Palestina. "Allah izinkan Hamas untuk menang," cetus Rayyan berapi-api.
Namun naas, setelah pernyataan itu, ajal langsung menjemput. Ledakan dahsyat roket Israel menghancurkan rumah bertingkat lima dan tubuhnya. Rayyan tewas bersama 4 istri dan dua anak perempuannya yang berusia 7 dan 10 tahun, di wilayah pengungsian Jabaliya, Gaza Utara.
Ledakan itu juga menyebabkan puluhan rumah di dekatnya rusak dan hancur. Ledakan itu juga menewaskan 12 orang. Sehingga jumlah korban tewas akibat serangan biadab Israel sejak Sabtu (27/12) kini menjadi 414 orang. [ikl/nng]