INILAH.COM, Paris - Israel akan terus melanjutkan serangan terhadap Hamas di Jalur Gaza. Menlu Israel Tzipi Livni menegaskan akan terus melakukannya hingga para pejuang Hamas tak lagi menembakkan roket ke negara Yahudi itu.
"Tak ada masalah jadwal, tapi persoalannya adalah target-target. Setiap hari kami melakukan penilaian situasi baru," katanya kepada Channel 2 televisi Israel dari Paris, Jumat (2/1). Ia menemui Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Menlu Prancis Bernard Kouchner. Livni menyatakan Israel tidak akan menunggu Hamas menyerah.
"Masih banyak target-target yang akan dihantam. Kemudian kami akan menentukan batas, yang telah kami ketahui, apakah Hamas telah memahami dan menghentikan serangan (roketnya terhadap Israel)," imbuhnya.
Israel melancarkan operasi militernya terhadap Hamas sejak Sabtu (27/12), sebagai balasan serangan roket dari Jalur Gaza. Serangan itu berawal sepekan setelah berakhirnya gencatan senjata selama enam-bulan, 19 Desember lalu.
Livni terbang ke Paris untuk melakukan perundingan mengenai usul Prancis, yakni gencatan 'kemanusiaan' selama 48 jam dalam pertempuran tersebut. Israel menolak gagasan itu Rabu (31/12) dan pada pertemuan Kamis (1/1) Livni mengatakan pihaknya tidak ada keinginan untuk melakukan gencatan senjata.[*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !