INILAH.COM, London - Serangan darat Israel ke wilayah Gaza sejak Sabtu (3/1) telah menuai kecaman dari kalangan internasional. Bahkan, Inggris yang menjadi salah satu sekutunya pun ikut mengecam.
"(Serangan itu) merupakan sebuah momen yang berbahaya," ujar Perdana Menteri Inggris, dalam wawancara dengan saluran televisi BBC, Minggu (4/1).
Brown mengatakan, seluruh dunia menyampaikan rasa prihatin atas agresi Israel. "Yang harus kita lakukan dengan cepat adalah bekerja keras agar gencatan senjata bisa segera terwujud," sambungnya.
Brown menyadari kedua belah pihak membutuhkan jaminan. Yakni bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Gaza dan tak ada lagi tembakan roket ke wilayah Israel.
"Hal pertama yang harus dilakukan, mengadakan perundingan gencatan senjata. Termasuk menghentikan serangan roket ke Israel. Kemudian, resolusi masalah suplai persenjataan ke Gaza. Lalu, membuka perbatasan, yang artinya membutuhkan sebuah solusi internasional," papar Brown.
Untuk membahas masalah ini, Brown melanjutkan, mereka harus bekerjasama dengan negara Arab di kawasan. Juga dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa. Sebab itulah Presiden Prancis Nicholas Sarkozy berencana mengadakan kunjungan ke kawasan tersebut, Senin (5/1) waktu setempat.
Pasukan Israel telah melancarkan serbuan darat di Jalur Gaza menuju ibukota dengan mengerahkan ribuan tentara dan sejumlah tank. Sejauh ini, 23 orang tewas dalam serangan darat itu.[vin/nuz]