INILAH.COM, Padang - Tidak hanya FPI dan Jamaah Anshorut Tauhid pimpinan Abu Bakar Baasyir, MMI juga membuka pendaftaran bagi relawan yang ingin berjuang membantu rakyat Palestina melawan Israel.
"Pendaftaran sudah dibuka sejak akhir pekan, hingga Minggu siang, sudah ada sekitar 60-an orang relawan yang mendaftarkan diri untuk berjihad ke Palestina. Kita juga membuka pada sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar," kata Sekjen MMI wilayah Sumbar, Abu Hanifah, di Padang, Minggu (4/1).
Dituturkannya, dari semua yang mendaftar tidak semuanya akan diberangkatkan ke Israel. Makanya MMI akan menyeleksi dan akan memberikan pembekalan-pembekalan terhadap mujahid-mujahid (pejuang).
"Karena, berjihad ke medan perang perlu kesabaran, ketabahan dan segala pengorbanan, maka relawan yang akan diberangkat bagi yang lolos seleksi atau scerening MMI," ujarnya.
Mengenai batas akhir pendaftaran, Abu megakui, tidak ada batasannya. Selama Palestina dan Masjidil Aqsa menjadi sasaran Israel, selama itu pula pendaftaran di buka.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penggalangan dana pada kabupaten dan kota di Padang. Dana yang terkumpul hingga saat ini di Kota Padang, sejak (3/1) sekitar Rp 10 juta.
"Setelah dana itu terhimpun akan diserahkan langsung ke Palestina. Dan aksi penggalangan dana akan tetap berlanjut," ucapnya.[*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !