inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS Tak Terima Survei LSI

Headline
Mahfudz Shiddiq - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Dwi Indah Puspita
Senin, 5 Januari 2009 | 08:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Survei LSI menempatkan PKS di urutan kelima dari daftar urutan parpol pilihan rakyat. Namun, PKS menolak jika alasan menurunnya elektibilitas karena mencoba menarik suara dari Orba dengan menampilkan Iklan Soeharto.

"Kita melakukan penetrasi dengan pihak yang lain untuk lebih mencairkan jalur politik. Kita tidak hanya mengangkat masalah Islam tapi juga mengangkat isu sosial lain," kata Ketua Fraksi PKS Mahfudz Shiddiq kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (5/1).

Mengenai PKS tidak punya visi dan tidak konsisten dalam memosisikan diri, Mahfud menolak menanggapi. Karena setiap orang memiliki hak untuk berpendapat.

"Boleh saja orang bilang PKS tidak punya visi, tapi yang jelas kita punya platform yang jelas. Kreativitas di dalam negeri sudah banyak hal yang dilakukan PKS. Seperti membantu korban lapindo, baru-baru ini bantuan untuk gempa monokwari sudah dikoordinasikan," paparnya.

Ia menjelaskan, semua pangamat politik memiliki pendapat masing-masing mengenai parpol. PKS menerima semua masukan yang diberikan, termasuk mengenai target PKS yang di atas 30 persen suara tidak logis.

Tapi berdasarkan survei CSIS 2008 memperlihatkan sebanyak 75,4% pemilih pada pemilu 2004 akan kembali memilih PKS.

"Jadi tidak ada yang tidak logis, yang penting kinerjanya. Logisnya hanya Allah yang tahu, kita berkerja sesuai target dan jalurnya saja," imbuhnya.

Sedangkan mengenai perbedaan data beberapa hasil survei, Mahmud mengatakan, tidak menjadi soal. Karena hasil survei bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja parpol.

"Lembaga survei mempunyai metodelogi ilmiah yang sama tapi sampelnya berbeda, pasti ada perbedaan kita keluar uang untuk survei. hasilnya bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja partai," pungkasnya.[dwi/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.