INILAH.COM, Gaza - Israel tidak mau disalahkan atas banyaknya korban jiwa dari warga sipil di Palestina. Menurut militer Israel, apa yang mereka lakukan hanya menjawab apa yang dilakukan Hamas.
"Jika mereka berganti menembakkan roketnya, kita tidak dalam situasi seperti ini," kata juru bicara militer Israel, Kapten Guy Spiegelmen, seperti dilansir dari BBC, Senin (5/1).
Menurut Guy, seharusnya Hamas tidak menempatkan roketnya di antara warga sipil, tapi di tempat terbuka. "Jadi warga sipil tidak menderita seperti ini," ujar dia seraya menolak Israel sebagai pihak yang bersalah.
Presiden Israel Shimon Peres juga menolak jika serangan tersebut untuk mengambil alih Jalur Gaza atau menghancurkan Hamas. Israel melakukan itu untuk membela diri dari serangan Hamas.
Negosiator senior Palestina, Saeb Erekat, menyebut Israel egois dan menghancurkan perdamaian di Timur Tengah. Serangan Israel itu dinilainya hanya akan membangunkan para ekstremis dari tidurnya.
Sementara pemerintah AS cenderung membela negeri Yahudi itu. Wakil Presiden Dick Cheney menyebut Israel hanya membela diri. Dan dia mengatakan serangan udara Israel belum menghancurkan semua roket Hamas, dan negara zionis itu tidak perlu persetujuan AS untuk melancarkan serangan ke Jalur Gaza. [ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !