inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Adhie Samakan SBY dengan Israel

Headline
Oleh: M Husni Nanang
Senin, 5 Januari 2009 | 12:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta Sidang atas Ferry J Juliantono dalam dakwaan kerusuhan 24 Juni 2008, dinilai juru bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi, merupakan upaya pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjerat Rizal Ramli. Bahkan, ia menyamakan tindakan itu dengan kezaliman yang dilakukan Israel di jalur Gaza.

Hal itu diungkapkan Adhie sebelum mendampingi Rizal yang menjadi saksi dalam persidangan Ferry di Pengadilan Jakarta Pusat, Senin (5/1). Ia menyebut, pernyataan bahwa SBY dizalimi oleh Megawati Soekarnoputri menjelang Pilpres 2004 adalah rekayasa.

Sedangkan yang dilakukan SBY terhadap Rizal saat ini merupakan penzaliman yang nyata. Ia kemudian memaparkan sejumlah contoh kezaliman yang dilakukan SBY terhadap Rizal. Di antaranya, menonaktifkan Rizal sebagai Komisaris Utama PT Semen Gresik dan membuat rekayasa politik melalui isu penangkapan Ferry.

Penangkapan terhadap Ferry yang merupakan Sekjen KBI, menurut Adhie, merupakan upaya untuk menyeret Rizal Ramli yang merupakan Ketua Umum KBI. Hal ini, lanjutnya, tak lebih sebagai penzaliman terhadap calon rival SBY pada Pilpres 2009.

"Bebeda dengan isu penzaliman pada Pilpres 2004 lalu yang hanya rekayasa untuk mencari simpati belaka, seperti sering diungkapkan Ibu Megawati," kata Adhie.

Kezaliman SBY, menurutnya, tidak lebih baik dari kezaliman yang dilakukan Israel pada Palestina di Jalur Gaza. "Ini membuktikan bahwa ada tindakan Israel di depan mata. Kita kritisi. Tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa," katanya.

Kehadiran Rizal di PN Jakarta Pusat, kata manta juru bicara mantan Presiden Abdrurrahman Wahid ini, benar-benar untuk menghormati hukum sebagai mantan pejabat negara. "Apalagi sekarang didukung sejumlah parpol maju sebagai capres. Rizal Ramli, dengan senang hati memenuhi panggilan jaksa untuk menjadi saksi terdakwa Ferry. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.