Senin, 28 Mei 2012 | 14:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
HTI Desak RI Kirim TNI ke Gaza
Headline
inilah.com/Subekti
Oleh: Dwi Indah Puspita
web - Senin, 5 Januari 2009 | 13:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendesak pemerintah Indonesia untuk tidak sekedar mengecam kebiadaban Israel saja tapi juga mengirimkan TNI ke Palestina tanpa menunggu instruksi dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Saat bertemu dengan pimpinan DPD di Gedung MPR/DPR Jakarta, Senin (5/12), juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto mengatakan bahwa PBB sudah tidak bisa diharapkan lagi untuk memihak kepada umat Islam yang tertindas.

"Organisasi dunia ini terbukti lemah dihadapan AS dan sekutunya dan PBB selama ini hanya dijadikan legitimasi kepentingan negara-negara penjajah," katanya.

HTI memandang agresi Israel terhadap Palestina bukan lagi sekedar peperangan, melainkan sudah pembantaian massal yang harus dihadapi bersama-sama oleh negara-negara Islam sedunia secara militer.

Karena itu , ujar Yusanto, HTI menyerukan penguasa di negara-negara muslim segera mengerahkan kekuatan militernya demi menghentikan kebiadaban Israel.

"Zionis Israel itu hanya mengenal kata perang dan tidak akan terpengaruh dengan upaya-upaya diplomasi," ujarnya.

Menanggapi aspirasi itu, Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita mengatakan bahwa pihaknya memiliki aspirasi yang sama dengan organisasi HTI dan akan mengeluarkan pernyataan sikap resmi terhadap masalah agresi Israel di Palestina tersebut.

Namun, Ginanjar menambahkan, pernyataan sikap resmi DPD itu sebelumnya harus dibicarakan terlebih dahulu di forum paripurna DPD.

"Pemerintah Indonesia memang tidak boleh berdiam diri terhadap persoalan umat Islam sedunia ini. Agresi Israel ini tidak ada bedanya dengan Hitler sewaktu perang dunia kedua dulu," ujarnya.

Ginandjar sependapat bahwa kebiadaban Israel itu sudah terkategori sebagai negara pelaku kegiatan teror yang harus dihadapi bersama-sama oleh negara-negara sedunia.

Dia juga mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB harus pula mengambil tindakan kongkret tanpa menggunakan standar gandanya yang selama ini telah membuat kekacauan diseluruh dunia.

Kepada fungsionaris HTI, Ginandjar menekankan perlunya mereka terus menggalang solidaritas masyarakat muslim diseluruh dunia untuk membantu saudaranya yang tertindas di Palestina.[dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.