INILAH.COM, Washington Bill Richardson telah ditunjuk Presiden Amerika Serikat Terpilih Barack Hussein Obama sebagai Menteri Perdagangan. Namun, belum sempat dilantik, Richardson sudah mengundurkan diri dari penunjukannya. Tindakan itu menyusul sebuah penyelidikan terhadap perusahaan miliknya.
Perusahaan milik Gubernur New Mexico itu mendapatkan kontrak yang nilainya cukup besar. Masalahnya, perusahaan penyumbang dana politik itu mendapatkannya dari pemerintah negara bagian yang ia pimpin.
"Saya sadar penyelidikan ini bisa menyebabkan penundaan yang tak dapat dipastikan pada proses konfirmasi," ujar Richardson seperti dikutip AP, Senin (5/1).
Dengan situasi ekonomi AS yang tengah diterpa krisis, katanya, tak bisa membuat Obama menunda pekerjaannya sebagai presiden. "Namun saya ingin bisa mengabdi jika masih berguna bagi negara suatu hari nanti," sambungnya.
Obama sendiri menerima pengunduran diri itu dengan penyesalan mendalam. Secepatnya ia berjanji akan mencari pengganti Richardson. Sebab, 15 hari lagi ia sudah duduk di Gedung Putih.
"Gubernur Richardson adalah figur publik yang hebat. Saya yakin ia bisa menjadi menteri perdagangan hebat. Namun ia ingin lebih mementingkan negara, walaupun kami harus cepat mengisi posisi yang kosong. Saya harap ia masih bisa melayani negara dan pemerintahan saya kelak," kata Obama.
Dewan juri federal di Albuquerque tengah menyelidiki sebuah perusahaan finansial asal California, yang mendonasikan uang kepada Richardson. Sebab, perusahaan itu telah memenangkan sejumlah kontrak besar untuk menjadi penasihat pejabat pemerintahan New Mexico.[vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !