INILAH.COM, Washington Presiden Amerika Serikat George W Bush tak lama lagi akan menyerahkan kursinya kepada Barack Hussein Obama. Ia telah menyiapkan sebuah rumah di kampung halamannya Texas. Apa lagi?
Menurut sang istri, Laura Bush, kehidupan pascakepresidenan bisa dibilang nyaman. Sebab, Bush akan mendapatkan sebuah kantor di Dallas lengkap dengan stafnya berikut perlindungan dari agen Secret Service. Ia juga akan mendapat bujet untuk bepergian, perawatan kesehatan, serta dana pensiunan US$196.700 (Rp2,1 miliar) per tahun.
Namun, semua itu dianggap Bush belum cukup untuk mengasah intelektual maupun aktualisasinya. Karena itu, di dekat rumah seharga US$ 20 juta (Rp 220 miliar) itu, Bush akan membangun sebuah perpustakaan kepresidenan. Tepatnya di Southern Methodist University.
"Kami sedang mengerjakan desain konseptual untuk gedungnya," kata Mark Langdale, Direktur George W Bush Foundation.
Presiden AS paling tidak populer ini, lanjutnya, juga akan menyumbangkan US$ 300 juta (Rp 330 miliar) untuk pembangunan kompleks perpustakaan, museum, dan institut kebijakan.
Rencananya, kompleks itu akan selesai dibangun pada 2013. Aktivitas operasionalnya akan diambilalih oleh Arsip Nasional dan catatan sipil, serta dibiayai negara. Sedangkan konstruksinya dibiayai oleh Bush yang sebagian besar melalui pengumpulan dana.[vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !