INILAH.COM, Auckland Petenis putri Israel Shahar Peer menjadi incaran demonstran pro-Palestina saat melakoni perempatfinal turnamen ASB Classic melawan Elena Dementieva di Auckland, Selandia Baru, Kamis (8/1).
Penjagaan ketat memang sudah tampak di sekitar ASB Tennis Centre, tempat berlangsungnya lomba, saat Peer menjalani pertandingan. Pihak keamanan bahkan melakukan penjagaan ekstra ketat dengan memeriksa tas-tas dan barang bawaan penonton.
Peer, yang menjadi unggulan kelima pada turnamen ini, memang mendapat sambutan hangat oleh penonton ketika memasuki lapangan dan penonton di salah satu sudut stadion mengibarkan bendera Israel.
Namun di luar lapangan, sejumlah 20 orang demonstran pimpinan aktivis veteran John Minto, mengibarkan spanduk anti-Israel dan meminta Peer mengundurkan diri dari turnamen.
Pihak polisi sudah berusaha untuk memindahkan mereka, namun Minto menegaskan mereka memiliki hak untuk melakukan aksi tersebut. Setelah melakukan pembicaraan dengan pihak panitia, para demonstran diperbolehkan melakukan aksinya.
Aksi ini tampaknya berjalan mulus. Pasalnya Peer akhirnya ditumbangkan Dementieva dengan dua set langsung 6-3 dan 6-1. Sebelumnya petenis kelahiran Jerusalem ini sudah tersingkir di bagian ganda berpasangan dengan petenis Denmark Carole Wozniecki.[S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !