Senin, 28 Mei 2012 | 14:07 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wapres AS: Bush Tak Perlu Minta Maaf
Headline
Dick Cheney - istimewa
Oleh: Vina Ramitha
web - Jumat, 9 Januari 2009 | 14:12 WIB
INILAH.COM, Washington Tidak ingin masa pemerintahannya dianggap gagal, Wakil Presiden Amerika Serikat Dick Cheney membela atasannya menjelang akhir masa jabatannya. Menurutnya Presiden AS George W Bush tak perlu meminta maaf atas kebijakan-kebijaknnya, karena tidak melakukan sesuatu yang ilegal.

"Menurut saya ia tak perlu meminta maaf. Apa yang harus ia lakukan adalah aksi yang beranian dan agresif. Ia telah melakukannya dan tak ada seorang yang melihatnya," ujar Cheney, seperti dikutip Associated Press, Jumat (9/1).

Dalam sebuah wawancara di West Wing kantor wapres di Gedung Putih, Cheney juga menyampaikan Bush tak perlu menyampaikan permintaan maaf atas keterlibatan agensi intel AS (CIA) dalam teknik interogasi kasar kepada tersangka terorisme. Menurutnya, agensi itu tak melakukan sesuatu yang ilegal.

CIA, lanjut Cheney, menggunakan program penyadapan komunikasi tersangka terorisme sesuai prosedur dan metode 'keras' untuk interogasi tersangka utama. Ia juga tak meragukan teknik interogasi dengan menenggelamkan tersangka, seperti yang dilakukan AS pada tiga tersangka utama Al Qaeda pada 2002-2003.
"Teknik itu digunakan oleh mereka yang mengetahi apa yang mereka lakukan. Cara itu terbukti berguna untuk mendapatkan banyak informasi berharga dan bernilai intelijen," sambungnya.

Cheney merasa banyak hal yang telah Bush lakukan namun tak mendapat perhatian dari rakyatnya. Beberapa tindakan Bush, diklaimnya memang membawa perubahan besar bagi dunia.

Di antara hasil kerja Bush yang diklaimnya sukses adalah agresi militer AS ke Irak dan Afganistan, penjara tersangka terorisme di Teluk Guantanamo, pernyataan mengenai nuklir Iran dan Korea Utara, serta krisis ekonomi AS yang mulai membelit seluruh dunia.

Sebelum menjadi Wapres AS, Chenney bekerja untuk Halliburton, sebuah perusahaan besar yang membangun fasilitas tahanan Guantanamo, Kuba. [vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.