INILAH.COM, Jakarta - Dengan asumsi kenaikan harga rata-rata barubata dunia 2% per tahun, saham Bumi Resources (BUMI) memiliki harga wajar di 1.100. Bahkan bisa didiskon 30% untuk Margin of Safety, jadi bisa ditunggu di Rp700-800.
Dari rumor yang ada di milis saham, perhitungan harga wajar BUMI adalah sebesar Rp1.100. Hal ini bila dilihat dari harga batubara saat ini sebesar $103/ton dan asumsi kenaikan harga rata-rata batubara per tahun sebesar 2% CAGR. Faktor ini adalah asumsi konservatif dengan data historisnya adalah 4.3% CAGR. "Kalau dikaitkan lagi dengan Net Profit Margin BUMI yang hanya 7% terendah diantara emiten lain untuk NPM PTBA 25%, ITMG 19% dan ADRO 16%. Jadi harga wajar BUMI adalah Rp1.100," katanya.
Bahkan kalau mau lebih aman, diskon lagi 30% untuk Margin of Safety, jadi baru masuk apa bila BUMI berada di level Rp700-800.
Walaupun setelah mengakuisisi Fajar Bumi Sakti dan Pendopo Energi, coal reserve BUMI sebanyak 2.904 juta ton. Dengan asumsi produksi rata-rata tahunan BUMI sebanyak 60 juta ton. Berarti BUMI memiliki 35 tahun untuk mengeksploitasi batubaranya hingga habis. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !