Sabtu, 26 Mei 2012 | 09:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Takut Hamil? Pijat Saja Itunya
Oleh:
web - Minggu, 18 Januari 2009 | 07:38 WIB
Mempunyai keturunan menjadi idaman hampir setiap orang. Tetapi bagaimana dengan mereka yang belum siap? Mempunyai anak berarti menambah beban. Ternyata pijat bisa menjadi pilihan untuk menunda kehamilan.

Ada beberapa cara untuk menunda atau mencegah kehamilan dini. Seperti memakai alat-alat kontrasepsi misalnya susuk, spiral, pil anti hamil, kondom, vasektomi, dan sebagainya. Cara tersebut, cara kimiawi yang mempunyai dampak negatif terhadap daya tahan kesehatan seseorang.

Menghitung waktu haid dan masa siklusnya, serta melakukan pemijatan pada masa siklus pembuahan atau masa subur, adalah cara alami. Dengan menghitung lama waktu haid serta masa siklus kering atau masa-masa kosong/lemah.

Dari puncak sampai tiba hari pertama haid berikutnya kira-kira 14 hari lamanya. Pada saat ini kalau masih ada lendir yang keluar selalu keruh, ini merupakan saat tidak subur. Yang penting saat tidak subur itu sebaiknya dihitung 14 hari dikurangi 3 hari pertama sejak hari puncak haid. Jadi, ada sebelas hari merupakan saat aman untuk melakukan hubungan suami istri.

Karena siklus haid seseorang berbeda satu dengan yang lainnya atau siklus setiap bulannya juga tidak sama, ada yang siklusnya 24, 28, 30, bahkan 32 hari. Yang umum yaitu siklus 28 hari. Pada siklus 28 hari, hari-hari kering (masa kosong) setelah haid ada tiga hari setelah hari terakhirnya perasaan licin atau basah puncak ada 1 hari mengeluarkan lendir, meski pengeluaran lendir sudah berhenti 2 hari lagi. Sebaiknya jangan melakukan hubungan suami istri, karena masih ada kemungkinan terjadinya pembuahan.

Mencegah kehamilan dengan pijatan dilakukan terhadap wanita. Setelah melakukan hubungan badan, selambatnya 6 jam setelah berhubungan. Pada kesempatan masa kering terakhir. Ini adalah sebagai antisipasi terjadinya pembuahan sel telur. Sedangkan pemijatan mencegah kehamilan dilakukan rutin 1 bulan 2 kali. Yakni setelah berhenti haid dan pada waktu memasuki masa subur.

Daerah bagian-bagian yang dipijat ada 2 versi. Versi pertama (dasar) bagian belakang (columna vetebralis). Sebab aktifitas organ dan alat-alat tubuh dikontrol oleh saraf. Versi kedua (khusus) daerah yang diberikan tindakan bagian pinggul, perut dan lipat perut.

Tehnik tekanan pijat pada titik-titik pinel inervasi. Yaitu pada usus perut besar, kandung kencing, saluran kencing, dan rahim. Rangsangan untuk melancarkan pelepusan sel telur yang telah matang. Sel telur dihisap oleh corong saluran telur (Vallopian). Yang berpangkal dekat indung telur dan berakhir pada badan rahim atau melancarkan proses menstruasi.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.