inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kacung: Lontaran Din Hanya Angan-Angan

Headline
Kacung Marijan
Oleh: Djibril Muhammad
Minggu, 18 Januari 2009 | 13:56 WIB
INILAH.COM, Jakarta Rencana Ketua PP Muhamadiyah Din Syamsuddin untuk menyatukan parpol-parpol Islam dinilai hanya angan-angan dan sebuah wacana yang usang. Sebab dalam sejarahnya dan hingga kini, parpol Islam tidak akan pernah bersatu dalam bingkai kepentingan bersama.

"Secara empiris agak susah menyatukan kepentingan parpol Islam. Karena kepentingannya selalu pragmatis. Parpol Islam belum dapat merumuskan kepentingan substansial antarkepentingan yang ada," ujar pengamat politik Universitas Airlangga Kacung Marijan, saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (18/1).

Dituturkan dia, dalam sejarah parpol saja sudah merupakan bukti nyata bahwa parpol Islam tidak akan pernah dapat bersatu. Bahkan pascareformasi, parpol-parpol Islam yang ada tidak pernah ada bersatu. Belum lagi ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah.

"Pasca reformasi, Muhammadiyah ada yang di PAN, PPP, PK. PAN juga pecah, sekarang ada PMB. Faktanya umat islam indonesia plural," katanya.

Meski begitu, menurut Kacung, dalam politik tidak mungkin melepaskan kepentingan pragmatis semata dengan mendahulukan kepentingan sustansial. "Artinya yang dilontarkan Pak Din itu (koalisi parpol Islam) masih dalam angan-angan," jelasnya.

Karena itu, ia menganjurkan agar umat Islam dibiarkan memilih parpol yang berbeda-beda. "Yang penting adalah memiliki relasi satu sama lain untuk kepentingan substansial itu. Seperti, memperjuangkan ide-ide tertentu," bebernya. [jib/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.