INILAH.COM, Jakarta Ponsel Australia Kogan Agora menjadi pembicaraan ramai karena bisa menjadi Android kedua di dunia setelah G1 yang dipasarkan operator AT&T. Tapi ponsel itu mengecewakan karena ditunda peluncurannya sehari sebelum dipasarkan.
Setelah berbulan-bulan kelihatan menjanjikan dan bahkan mendapat pesanan di depan, Kogan Technologies Australia menuda peluncuran smartphonenya. Vendor itu beralasan masih ada masalah interoperabilitas.
Dengan penundaan itu, sekaligus menenggelamkan harapan, harga terjangkau yang ditawarkan oleh pabrikan elektronik Ruslan Kogan itu bukan inovator sejati.
Salah satu alasan penundaan itu karena pengembangan software untuk ponsel Android membutuhkan layar dengan resolusi lebih tinggi. Layar Agora hanya memiliki resolusi 320x240, sedangkan ponsel Android pertama milik T-Mobile G1 memiliki resolusi 480x320.
"Saya minta maaf atas penundaan, tetapi dalam sesaui dengan janji Kogan untuk melakukan sesuatu dengan benar, saya tidak dapat mengecewakan konsumen dengan menyediakan produk yang dalam waktu singkat memiliki keterbatasan," kata Ruslan Kogan di blognya.
Sevelumnya Kogan sudah memamerkan prototip ponselnya pada pameran terbesar Consumer Electronics Show 2009 di Las Vegas beberapa pekan lalu. Posnel Amdroid ini menarik karena harganya yang murah . [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !