INILAH.COM, Los Angeles- Dua puluh dua bayi Komodo lahir di kebun binatang Los Angeles. Kelahiran ini menakjubkan karena populasi Komodo termasuk yang terancam punah.
Komodo betina dewasa yang bernama Lima mengeluarkan telur pada 22 Januari. Pecahnya lapisan lembut telur terjadi pada 8 Agustus dan benar-benar keluar bayi Komodo pada dua minggu setelahnya.
Komodo merupakan kadal terbesar di dunia dan paling populer di kebun binatang di Amerika Serikat dan Eropa. Saat ini, sekitar 2500 komodo hidup di alam liar Taman Nasional Komodo di Indonesia seluas 700 mil persegi.
Komodo adalah hewan kanibal serta memakan telur dan bayinya. Oleh karena itu, sulit sekali menjaga nyawa bayi komodo.
Ini pertama kalinya kebun binatang Los Angeles berhasil melakukan usaha pengembangbiakan. Mereka bekerja sama dengan 10 kebun binatang lain di Amerika Utara agar dapat berhasil.
Sebelas bayi lain akan dikirimkan ke kebun binatang Columbus di Ohio dan bayi lainnya akan berada dalam pengawasan Species Survival Program, ujar kurator Ian Recchio. Los Angeles akan menjaga komodo dewasa Lima dan pejantan, Buru.
Ini sangat menakjubkan menyadari bahwa keberadaan bayi komodo akan membantu kelangsungan hidup hewan ini, ujar Recchio.
Bayi komodo ini akan memiliki sekitar 60 gigi berbentuk seperti jarum dan akan berkembang sangat cepat apabila salah satu gigi tersebut hilang. Komodo memakan mangsanya dengan memotong tubuh menjadi beberapa bagian dan menelan semuanya tanpa mengunyah. Komodo minum sangat jarang karena mereka mendapatkan cairan dari makanan.
Saat ini tidak ada Komodo yang dipamerkan di kebun binatang. Meskipun begitu, sebelum semua bayi Komodo meninggalkan Los Angeles, masyarakat bisa melihat mereka di kebun binatang Winnick Family Children.
Hewan Komodo dipercaya adalah salah satu kadal kuno yang hidup di pulau Jawa dan Sumatera sekitar 30 ribu tahun lalu.[ito]