INILAH.COM, New York - Microsoft Corp diperkirakan akan mencatat laba kuartalan yang meleset dari ekspektasi, dan untuk itu raksasa teknologi ini mempertimbangkan untuk melakukan pemangkasan biaya melalui program PHK.
Microsoft rencananya akan mengumumkan PHK itu pekan ini. Langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi biaya akibat semakin lesunya perekonomian yang menggoyang para pemain di sektor industri, tak terkecuali pemain besar.
Adapun bisnis Microsoft yang terkena imbas krisis global adalah personal computer, software dan juga video game, sektor yang selama ini dikuasai Microsoft.
Analis memperkirakan laba Microsoft pada kuartal keempat adalah 49 sen per lembar, yang merupakan level terendah dalam empat dasawarsa.
Sementara perusahaan teknologi yang berbasis di Redmond, Washington, itu memperkirakan laba per saham adalah 51 sen hingga 53 sen pada periode tersebut.
Untuk pendapatan, Wall Street memperkirakan sebesar US$ 17,1 miliar, sedangkan estimasi Reuters mengatakan target pendapatan Microsoft adalah US$ 17,3 miliar hingga US$ 17,8 miliar.
Analis juga mengestimasi pendapatan bersih Microsoft selama 2008 telah melorot 10% menjadi US$ 17,77 miliar, sedangkan proyeksi laba turun 4,4% di level US$ 63,68 miliar.
Dengan melorotnya laba, maka Microsoft diperkirakan akan mengumumkan PHK, seperti yang dilakukan AT&T Inc, Dell Inc, Motorola Inc dan Advance Micro Devices Inc.
Sementara mengenai jumlah karyawan yang akan terkena PHK itu, analis McAdams Wright Ragen, Sid Parakh, memperkirakan antara 6.000 hingga 8.000 orang, atau setara dengan 6% hingga 8% dari jumlah karyawan Microsoft keseluruhan yang mencapai 95.000 orang. [tra]