INILAH.COM, Jakarta - Perum Perumnas akan mengembangkan unit-unit Rusunami lebih baik lagi untuk tahap selanjutnya di Cengkareng bekerjasama dengan pengembang swasta PT Reka Rumanda Agung Abadi.
"Lebih baik dalam artian unit-unit yang akan dibangun kali ini akan dilengkapi dengan balkon," kata Direktur Korporasi dan Pertanahan Perum Perumnas Sunardi di Jakarta, Rabu (21/1).
Menurutnya, harga yang ditawarkan masih koridor yang diatur pemerintah yaitu unit paling mahal Rp 144 juta, hanya saja kali ini dilengkapi dengan balkon sehingga memberi akses lebih terbuka kepada penghuninya.
Pengembangan City Garden sendiri lebih luas 3,7 hektare dibanding dengan City Park 2,9 hektare. Rencananya akan dibangun 18 lantai dengan perkiraan biaya untuk 8 menara sekitar Rp 400 miliar, ungkapnya.
Untung mengatakan, pembangunan kali ini akan dipasarkan unit tipe 18 paling murah hanya Rp 75 juta, sebenarnya semi gross tipe 23 tetapi di dalamnya memperhitungkan tangga dan koridor.
Untung berharap pemerintah segera mengeluarkan PPN biaya konstruksi yang setelah dihitung-hitung ternyata akan memberikan keringanan terhadap biaya konstruksi lebih signifikan.
Dia menghitung satu menara Rusunami belum apa-apa (masih perkiraan) kena PPN biaya konstruksi sebesar Rp 20-22 miliar sendiri. Rencananya pengembangan Garden City akan dibanguh sebanyak 3.000 unit serta diperkirakan pasarnya masih sangat besar terutama untuk masyarakat yang tinggal di kawasan Barat Jakarta.
"Perkenalan City Garden kepada masyarakat sendiri akan diadakan pada 24-25 Januari 2009 berbarengan dengan acara Imlek yang diselenggarakan di City Park," jelasnya.
Sunardi mengatakan, hunian di Cengkareng selama ini menjadi kebanggaan Perumnas untuk dipamerkan ke tamu-tamu negara karena merupakan konsep campuran (mix used) yang dinilai berhasil.
"Kami menerapkan sistem subsidi silang untuk pengembangan kawasan ini. Karena di dalamnya selain ada hunian yang dibangun Rp 300 ribu per meter persegi, juga ada yang dibangun Rp 2 juta per meter persegi, lokasinya bahkan berseberangan," ujarnya.
Tamu yang kagum dengan pengembangan Perum Perumnas di antaranya Menteri Pekerjaan Umum Aljazair dan Menteri Sosial Suriname yang berjanji untuk bekerjasama dalam pengembangan kawasan seperti ini. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !