INILAH.COM, Liverpool Liverpool tampaknya akan segera memiliki pemilik baru setelah pengusaha asal Kuwait Nasser Al-Kharafi dikabarkan siap mengeluarkan 400 juta pound atau sekitar Rp 6,1 triliun untuk membeli 50% saham The Reds.
The Sun melansir Liverpool telah mengirim Direktur Keuangan Philip Nash dan Direktur Promosi Ian Ayre ke Kuwait untuk melakukan negosiasi dengan Al-Kharafi.
Seorang sumber dari dalam Liverpool menegaskan, "Negosiasi masih berjalan, tapi ada harapan besar perjanjian ini akan menjadi jawaban bagi semua permasalahan klub (Liverpool), di dalam dan luar lapangan".
Kondisi finansial Liverpool memang sedang goyah sejak dibeli pengusaha asal Amerika Serikat Tom Hicks dan George Gillet sebesar 219 juta pound pada 2007. Terlebih pelatih Liverpool Rafael Benitez sering mengalami konflik dengan Hicks dan Gillet mengenai kebijakan transfer pemain.
Liverpool kabarnya telah menawarkan Al-Kharafi, yang dipercaya memiliki kekayaan sekitar 12 miliar pound ini, 50% saham Liverpool. Sedangkan Hicks dan Gillet akan mengurangi saham menjadi 25% masing-masing.
Publik Anfield tampaknya akan sangat berharap Al-Kharafi segera membeli Liverpool, pasalnya sejak David Moores memilih untuk menjual Liverpool ke Hicks dan Gillet daripada ke Sheikh Mohammad (DIC group), perkembangan Liverpool sangat tidak stabil. Banyak janji-janji manis yang dilontarkan Hicks dan Gillet untuk memajukan klub tidak tercapai.
Al-Kharafi adalah Presiden MA Al-Kharafi and Sons Group, yang bergerak diberbagai bidang termasuk industri telekomunikasi dan makanan. MA Al-Kharafi and Sons Group adalah pemegang hak franchise merk dagang Pizza Hut, KFC, Wimpy, dan TGI Friday's di Timur Tengah. Al-Kharafi adalah orang terkaya ke-46 di dunia.[S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !