Senin, 28 Mei 2012 | 14:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bos Susu Melamin Cina Divonis Mati
Headline
Zhang Yujun - istimewa
Oleh: Vina Ramitha
web - Jumat, 23 Januari 2009 | 13:12 WIB
INILAH.COM, Shijiazhuang - Pengadilan China memutuskan hukuman mati terhadap Zhang Yujun, pejabat perusahaan susu China Sanlu yang erbukti membuat dan menjual 'bubuk protein' untuk susu yang mengandung melamin.

Seperti dilaporkan AP, Jumat (23/1), Zhang Yujun yang pebisnis sekaligus pejabat Sanlu Group merupakan orang pertama yang dijatuhi hukuman dalam kasus yang telah menewaskan enam balita dan membuat 300 ribu balita di China sakit.

Sementara Sanlu Group yang sebagian sahamnya dimiliki Fonterra Group dari Selandia Baru, telah bangkrut sejak skandal ini terbongkar. Pria lainnya dihukum penjara seumur hidup atas perannya memasukkan bubuk yang mengandung zat berbahaya itu ke dalam susu. Para produsen itu berusaha mencurangi kandungan gizi dan nutrisi.

Sebab kandungan melamin yang tinggi nitrogen serupa dengan kandungan nutrisi dan gizi yang harus dipenuhi pada setiap produk susu.

Zhang telah membuat dan menjual lebih dari 600 ton produk susu dengan bubuk berbahaya itu antara Oktober 2007 hingga Agustus 2008. Keuntungan yang ia peroleh dari penjualannya sekitar 6,8 juta yen atau Rp 11,2 triliun.

Selain kematian, pada beberapa kasus anak-anak yang mengonsumsi susu itu menderita batu ginjal dan beberapa komplikasi lainnya.

Sementara mantan Ketua Dewan Direksi dan mantan Mantan manajer Sanlu Tian Wenhua, juga disidang dengan tuduhan memproduksi dan menjual barang palsu atau di bawah standar. Wenhua terbebas dari hukuman mati dan hanya diganjar hukuman seumur hidup dan denda 24,5 juta Yuan atau setara dengan Rp 39,6 miliar.[vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.