INILAH.COM, Indiana - Pembalap Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo, Tak mau berkecil hati setelah hanya finis di urutan ketiga di Indianapolis, Minggu (29/8). Hasil ini adalah yang terburuk sepanjang 2010.
Pembalap berusia 23 tahun itu tak pernah finis di luar dua besar dalam 10 balapan awal. Namun di Indianapolis, Lorenzo sempat melorot ke posisi lima di lap pertama, setelah mengawalinya dari posisi kedua.
Pada lap ketiga, ia berhasil mendahului Nicky Hayden dari Ducati, dan butuh sembilan lap lagi untuk merebut posisi ketiga dari pembalap Italia, Andrea Dovizioso. Podium tertinggi ditempati Dani Pedrosa dari Honda.
Lorenzo, yang keunggulannya terpangkas 68 poin setelah Pedrosa merebut kemenangan ketiganya musim ini, berujar, Saya tak boleh kecewa, meski saya juga tidak senang dengan balapan ini. Saya tidak membalap dengan cukup baik. Start yang buruk membuat saya kesulitan bersaing.
Karena itu saya merasa kondisi fisik saya tidak cukup bagus. Di lap ketiga saya sudah kelelahan dan saya tak bisa mendapatkan kecepatan seperti saat latihan. Di luar itu, ini adalah hasil terburuk saya, dan saya harap bisa membaik di Misano, lanjutnya.
Start saya tidak bagus, saya melorot dua atau tiga posisi. Dan setelah itu motor saya kurang cepat di trek lurus, urai Lorenzo.
Satu-satunya peluang untuk menyalip Dovizioso karena ia membuat kesalahan di tikungan terakhir dan sedikit selip. Saya mengambilnya dengan sempurna dan menyalipnya di tikungan berikutnya. Tetapi saya tidak yakin bisa menyalip Andrea, akunya.
Selain itu, kondisi trek juga menjadi salah satu penyebab burukya performa pembalap asal Spanyol itu.
Treknya sangat licin dan tidak rata. Saya hampir jatuh di beberapa tikungan, jadi saya lebih memilih finis ketiga daripada mengambil resiko, pungkasnya.