INILAH.COM, Padang - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta ulama MUI mengeluarkan fatwa yang mempertimbangkan nilai tambah ekonomi, bukan sekedar memberi solusi. MUI juga harus konsisten dengan fatwanya.
"Dalam ijtima' berilah hal-hal positif, bukan hanya solusi dan perlu melihat nilai tambah ekonomi," kata JK saat membuka Ijtima' Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia III di Padang Panjang, Sumbar, Sabtu (24/1).
Umat Islam Indonesia, lanjut JK, selalu bangga dengan menjadi muslim yang moderat, yang berarti selalu mengambil jalan tengah dan mengutamakan kesamaan daripada perbedaan. Umat Islam Asia Tenggara dibawa oleh pedagang sehingga selalu moderat dan mengembangkan kemandirian.
Pengusaha tersebut, ujarnya, kemudian membayar zakat yang sangat bermanfaat bagi umat, sehingga perlu ada dorongan kepada pengusaha. "Pengusaha non muslim bayar pajak tetapi tidak berzakat."
Wapres juga menyatakan yakin, pertemuan ulama berbeda dengan pertemuan ahli hukum yang pandangannya selalu berbeda, karena jika ada 800 ulama hanya punya satu pandangan.
"Hari ini ulama akan memberi petunjuknya. Kalau halal-haram sudah jelas di Quran. Tapi teknologi berkembang, haji sekarang dengan pesawat. Dulu di Saudi foto haram sekarang tidak lagi. TV haram, sekarang ceramah bagaimana kalau tak ada TV," katanya.
Di bagian lain, JK berharap MUI konsisten dengan fatwanya, misalnya jika bunga haram maka gunakanlah bank syariah untuk setiap kegiatan ekonomi.
Ijtima' Ulama Komisi Fatwa yang diselenggarakan pada 24-26 Januari dan dihadiri oleh Menag Maftuh Basyuni itu akan membahas dan mengeluarkan fatwa tentang rokok, pernikahan dini hingga golput dalam Pemilu.
Wapres dalam kesempatan itu juga menyebutkan perbedaan antara bangsa Arab dan Indonesia adalah bangsa Arab hampir semua agamanya sama, budaya sama, warna kulit sama dan bahasa sama tetapi terdiri dari 16 negara.
"Sedangkan bangsa Indonesia terdiri dari beragam budaya, 300 bahasa, bermacam-macam warna kulit, namun satu bangsa. Ini berarti kita diberi kenikmatan," pungkasnya.[*/dil]