INILAH.COM, Padang - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, walau dalam kondisi apapun gaji guru dan dosen tetap akan naik seperti krisis keuangan global saat ini. Bahkan gaji guru besar mulai Januari 2009 akan lebih besar dari gaji gubernur.
"Begitu juga program wajib belajar untuk tingkat SD dan SMP tetap dijalankan dengan anggaran yang ada di masa krisis ekonomi global ini," kata Wapres dalam rangkaian kunjungan kerja 24-25 Januari 2009 di Padang Sumatera Barat Sabtu (24/1).
Menurut Kalla, hal itu dimungkinkan karena anggaran pendidikan Indonesia dalam APBN tidak terpengaruh apa-apa oleh krisis ekonomi global. "anggaran 20 persen bagi sektor pendidikan sesuai amanat UUD 1945 dan dialokasikan pemerintah pada APBN untuk Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. Karena dilindungi UUD 1945, maka dua departemen itu sangat tenang, dan tidak perlu berjuang atau melobi macam-macam ke DPR," paparnya.
Kalla menyebutkan, kondisi itu berbeda dengan departemen termasuk Departemen Dalam Negeri dan Departemen Pekerjaan Umum (PU) lainnya yang harus berjuang dan melobi DPR untuk mendapat anggaran APBN. "Sedangkan untuk anggaran pendidikan, apapun yang terjadi termasuk krisis keuangan global tetap dialokasikan 20 persen," ujarnya.
"Jadi boleh dikatakan krisis global saat ini tidak berpengaruh apa-apa bagi bidang pendidikan, karena anggarannya fix persentase. Termasuk dalam keadaan apapun gaji guru dan dosen tetap naik dan program wajib belajar sembilan tahun tetap dilaksanakan," pungkas Wapres. [*/nng]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !