Selasa, 29 Mei 2012 | 05:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rusia Saingi Microsoft Windows
Oleh: Budi Winoto
web - Minggu, 25 Januari 2009 | 10:19 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Rusia merencanakan akan membuat sistem operasi sendiri. Langkah itu ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada software luar negeri.

Rusia akan menggunakan solusi open code yang merupakan turunan Linux/GNU. Rusia bukan pertama kalinya memanfaatkan distribusi software open-source.

Menurut Russia Today, pilot program sudah dilakukan di tiga wilayah dengan mengganti sistem operasi di sekolah Rusia yang menggunakan Microsoft beralih ke Linux. Seluruh sekolah di Rusia akan menggunakan Linux pda akhir 2009.

Di AS pengadopsian Linux diperkirakan juga akan meningkat. Krisis ekonomi bisa menjadi pemicunya. Pada September hingga Desember 2008 sudah lebih dari 3.000 institusi pendidikan yang tertarik. Jumlah desktop open-source mencapai 20.000 digunakan di 29 negara bagian berbeda.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.