INILAH.COM, Tasikmalaya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) H Syamsir Siregar mengimbau ulama, tokoh agama dan masyarakat untuk tidak golput dalam Pemilu 2009.
"Saya paham memilih atau tidak memilih alias golput, dalam Pemilu adalah hak sesuai undang-undang," katanya, di hadapan sekitar 500 ulama, tokoh agama, santri dan santriwati di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya, Minggu (25/1).
Syamsir mengemukakan, mendekati pelaksanaan Pemilu 2009, maka banyak parpol peserta Pemilu dan para calon legislatif yang datang pada para kyai, tokoh ulama dan agama agar dapat dipilih atau bahkan untuk menganjurkan tidak menggunakan hak pilihnya.
Namun, tambah Syamsir, ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2009 demi terciptanya negara Indonesia yang lebih demokratis dan lebih baik di masa depan.
Menurut Syamsir, pemilu adalah proses demokrasi untuk memilih wakil-wakil rakyat dan calon pemimpin bangsa yang akan merubah nasib bangsa dan negara menjadi lebih baik.
"Di sinilah dinamika hidup sehingga kita bisa mempunyai ruang gerak untuk merubah nasib kita. Satu suara sangat penting bagi setiap orang maupun satu kaum yang ingin merubah nasib dan kehidupannya," tutur dia.
"Orang yang tidak mempunyai pilihan, harapan dan cita-cita tidak akan mendapat apapun dalam kehidupannya," tambahnya. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !