INILAH.COM, Jakarta Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, prihatin dengan kondisi lapangan di stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang menurutnya hancur serta tak layak.
Hari ini, pelatih asal Austria tersebut menggunakan GBK untuk latihan jelang Piala AFF akhir tahun nanti. Saat dijumpai wartawan di sela latihan, Riedl mengklaim ada sekitar 50 lubang di lapangan.
Meski secara umum dia mengakui kondisi GBK cukup bagus dibandingkan dengan lapangan lain, tetap saja Riedl merasa aneh lihat kondisi lapangan jika dihubungkan dengan sewa lapangan yang cukup mahal.
Sebetulnya butuh waktu kurang lebih satu jam untuk memperbaiki kerusakan lapangan. Saya berharap bisa secepatnya dibenahi, katanya.
Selain itu, Riedl juga mengaku timnya sudah mencapai perkembangan cukup signifikan. Saat latihan itu, Riedl membagi dua pemain jadi dua tim dan meragakan beberapa formasi diantaranya 4-4-2. Seluruh pemain yang masuk training center (TC) terlihat menikmati materi yang diberikan pelatih.
Selain memperagakan beberapa formasi, Riedl juga mengadu pemain depan dengan pemain belakang untuk melihat langsung kemampuan pemain dalam menyerang dan bertahan.
Pada latihan itu secara bergantian empat penyerang yaitu Bambang Pamungkas, Jaya Teguh Angga, M. Isnaini dan Yongky Aribowo menunjukkan kemampuannya.
Kemampuan empat penyerang itu diuji barisan belakang yang telah berpengalamannya diantaranya Nova Arianto dan Maman Abdurahman, dibantu pemain muda Benny Wahyudi dan Yesaya Desnam.
Sebelum bertanding di Piala AFF, rencananya timnas bakal menggelar empat uji coba, yaitu dua dengan tim lokal dan dua tim asing. Dua tim lokal itu adalah Persita dan Pro Titan sedang asing sementara ini dipilih Brasil dan Pantai Gading.[van]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !